Rekomendasi Jenis-jenis Semen Terbaik dan Fungsinya dalam Konstruksi Bangunan

Rekomendasi Jenis-jenis Semen Terbaik dan Fungsinya dalam Konstruksi Bangunan

Dalam konstruksi sebuah bangunan, mengenal jenis-jenis semen merupakan hal sangat penting. Semen sendiri merupakan bahan yang berfungsi merekatkan material konstruksi lain seperti batu bata dan beton serta pasir. Tanpa material tersebut, bangunan tidak bisa kokoh berdiri atau akan runtuh seketika. Ada banyak macam semen yang bisa digunakan sesuai kebutuhan.

Jenis-jenis Semen yang Cocok dalam Konstruksi Bangunan

Dalam rangka memilih semen terbaik, seseorang perlu mempertimbangkan faktor jenis bangunan, kekuatan serta daya tahan yang diperlukan. Selain itu, lingkungan sekitar juga mempengaruhi. Oleh sebab itu, penting bagi mengetahui macam semen dan fungsinya dalam dunia konstruksi bangunan. Berikut uraian penjelasan selengkapnya!

1. Semen Portland Komposit

Rekomendasi Jenis-jenis Semen Terbaik dan Fungsinya dalam Konstruksi Bangunan

Jenis-jenis semen yang pertama adalah Portland komposit. Ini adalah jenis yang dibuat dari kombinasi batu kapur, gipsum dan tanah liat. Semen ini mempunyai daya rekat baik dan ideal untuk konstruksi bangunan dengan level tingkat tinggi. Misalnya pabrik dan juga gudang karena bisa menahan beban berat.

Jenis ini mempunyai kandungan material tambahan sehingga tahan air dan beban. Dalam proses aplikasinya, semen tersebut kerap dimanfaatkan untuk pembuatan beton bertulang karena mampu menahan tekanan. Selain itu, daya rekat semen ini cukup kuat.

Semen Portland Komposit biasanya digunakan untuk berbagai proyek konstruksi infrastruktur jembatan dan juga terowongan. Pasalnya, kemampuannya menahan gempa serta deformasi struktur luar biasa. Kekuatan  Portland komposit bisa diatur dengan cara merancang kandungan campuran pada material tambahannya. Tak heran, semen ini kerap digunakan pada konstruksi besar yang membutuhkan kekuatan serta daya tahan tinggi.

2. Semen Lataskim

Jenis-jenis semen yang kedua adalah Lataskim. Ini merupakan semen dari campuran bahan kimia serta mineral. Umumnya, semen satu ini banyak orang manfaatkan pada proses pemasangan keramik atau granit pada dinding dan juga lantai.

Selain itu, semen Lataskim juga bisa untuk bahan perekat konstruksi struktur level ringan. Misalnya pada gypsum. Kelebihan semen Lataskim ada pada kemampuan lekatnya yang sangat kuat serta ketahanannya terhadap guyuran air.

Sementara itu, Lataskim sangat ideal untuk proyek-proyek konstruksi gedung bertingkat. Misalnya seperti kantor serta pusat perbelanjaan di kota besar. Seseorang juga dapat menggunakan semen Lataskim untuk pengganti semen biasa. Salah satu alasannya karena tingkat kemudahan dalam penggunaan dan mempunyai daya keamanan sangat tinggi.

3. Semen Portland Pozzolan

Terakhir, ada jenis semen Portland Pozzolan. Semen satu ini terbuat dari campuran tanah liat, batu kapur, dan juga fly ash. Untuk fly ash memiliki definisi sisa pembakaran pada batubara dari pabrik. Kekuatan semen Portland Pozzolan bisa kita atur seperti Portland Komposit. Caranya dengan merancang kandungan campuran material tambahannya.

Penggunaan semen ini sangat cocok pada proyek konstruksi bangunan yang memerlukan kekuatan serta daya rekat tinggi. Contohnya di lapangan seperti jembatan dan terowongan, serta bendungan air. Semen Portland Pozzolan bahkan sering menjadi pilihan pertama dalam sebuah proyek konstruksi level tinggi. Biasanya proyek ini membutuhkan kekuatan serta daya tahan tinggi terhadap kondisi lingkungan ekstrim. Sebagai contoh pada infrastruktur bertingkat tinggi di kantor bisnis, pemerintah, rumah sakit, hingga pusat perbelanjaan besar di kota.

Dalam upaya memilih jenis-jenis semen terbaik yang cocok untuk proyek konstruksi bangunan, khususnya  bertingkat tinggi atau industri, maka seseorang harus cermat. Jangan lupa mempertimbangkan faktor jenis bangunan dan kekuatan serta daya tahan yang kita perlukan perlukan. Selanjutnya, pastikan memilih produk yang terbaik agar menunjang kekuatan bangunan di masa depan. Dengan demikian, bangunan akan kokoh berdiri meski kita gunakan untuk jangka waktu yang panjang. 

Blogs
What's New Trending

Related Blogs