perbedaan keramik dan granit

Perbedaan Keramik dan Granit dari Harga Tampilan hingga Ketahanan

Menentukan bahan lantai menjadi langkah penting saat membangun maupun merenovasi rumah. Banyak orang membandingkan perbedaan keramik dan granit karena keduanya sering terlihat mirip. Namun, sifat dasar material tersebut berbeda dalam penggunaan harian. Memahami perbedaan ini membantu memilih lantai sesuai kebutuhan rumah.

perbedaan keramik dan granit
unsplash.com

Perbedaan Keramik dan Granit

Berikut ini perbedaan paling mendasar antara keramik dan granit mulai dari asal usul dan bahan pembuatannya, tampilan, hingga biaya.

Asal Usul dan Komposisi Bahan

Perbedaan utama keduanya berasal dari bahan dasar yang membentuk karakter fisiknya. Keramik dibuat dari tanah liat, feldspar, kuarsa, dan air. Bahan tersebut dicetak rapi lalu dibakar panas hingga mengeras sempurna. Permukaan keramik biasanya diberi glasir agar tampak mengilap dan berwarna.

Granit termasuk batu alam yang terbentuk alami di dalam kerak bumi. Batu ini berasal dari magma dingin yang mengeras dengan tekanan sangat tinggi. Strukturnya terdiri atas kuarsa dan feldspar yang saling mengikat kuat. Proses produksi dilakukan dengan menambang, memotong, lalu memoles bongkahan besar.

Kekuatan dan Ketahanan

Daya tahan kedua material berbeda jauh karena komposisi dasarnya tidak sama. Granit dikenal sangat kuat dan mampu bertahan dalam waktu sangat lama. Permukaan padatnya tahan goresan, panas, tekanan, serta benturan berat. Sifat tersebut cocok untuk area ramai seperti dapur, teras, atau ruang utama.

Keramik memiliki ketahanan cukup baik untuk pemakaian rumah sehari-hari. Lapisan glasir membantu menahan noda serta goresan ringan. Namun material ini mudah retak jika terkena benturan benda berat. Seiring waktu, glasir bisa aus akibat gesekan atau bahan kimia keras.

perbedaan keramik dan granit
unsplash.com

Tampilan, Corak, dan Pilihan Desain

Tampilan visual sering menjadi alasan utama saat memilih material lantai. Granit menampilkan keindahan alami yang tidak pernah sama setiap lembarnya. Pola dan warna terbentuk alami sehingga memberi kesan mewah dan abadi. Pilihan warnanya cenderung bernuansa alam seperti hitam atau abu-abu.

Keramik unggul dalam variasi desain yang konsisten dan mudah ditemukan. Teknologi cetak modern menghadirkan motif kayu, marmer, hingga grafis unik. Karena produksi massal, tampilannya bisa terlihat seragam pada banyak rumah.

Granit tersedia dengan finishing mengilap atau dof yang terasa alami. Keramik juga menawarkan permukaan glossy, matte, hingga anti-licin khusus.

Biaya Awal dan Jangka Panjang

Harga sering menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan material. Granit umumnya memiliki harga lebih tinggi dibandingkan keramik. Biaya tersebut sebanding dengan pengolahannya yang rumit.

Keramik menawarkan harga lebih ramah dengan banyak pilihan kualitas. Varian standar cocok untuk anggaran terbatas, sementara tipe premium lebih mahal.

Pemasangan granit membutuhkan tenaga ahli dan alat khusus. Walau mahal di awal, daya tahannya mengurangi biaya penggantian jangka panjang.

perbedaan keramik dan granit
unsplash.com

Perawatan dan Pemeliharaan Harian

Perawatan rutin memengaruhi tampilan dan umur pakai setiap material. Keramik mudah pembersihannya, yakni dengan menyapu serta mengepel secara teratur. Lapisan glasir membantu menjaga permukaan tetap bersih dari noda. Bagian nat perlu perhatian ekstra karena mudah menampung kotoran.

Granit memerlukan perawatan khusus meski terkenal sangat kuat. Permukaan berpori halus membutuhkan pelapisan agar noda tidak meresap. Pembersih pH netral membantu menjaga kilau alami tetap awet.

Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan, gaya, serta anggaran rumah. Granit cocok untuk kesan mewah, tahan lama, dan penggunaan intensif. Keramik sesuai bagi desain fleksibel dengan biaya lebih terjangkau. Bahkan, banyak rumah yang mengombinasikan keduanya untuk mendapatkan manfaat terbaik dari perbedaan keramik dan granit.

Blogs
What's New Trending

Related Blogs